05
May
10

Mitos atau Kenyataan


Dalam postingan kali ini saya akan membahas mengenai kejadian kejadian aneh yang pernah saya alami, juga yang dialami teman teman serta menurut penuturan dan kepercayaan yang masih dipercayai oleh para nelayan dan beberapa pemancing disekitaran Soroako.
Mengapa saya bahas hal seperti ini? Karena mau tidak mau kita pasti mengetahuinya. Walaupun kita tidak tahu, tetap saja kita pasti pernah mendengar tentang hal ini, sebab banyak kepercayaan seperti ini masih hidup dalam budaya kita. Semua terserah pada diri kita masing masing untuk percaya atau tidak. Yang jelas dalam postingan ini saya akan kembalikan semua ini pada teman teman untuk bisa menyatakan kepercayaan dan kejadian kejadian yang akan saya tuturkan ini, mitos ataukah memang kenyataan.

Banyak buaya banyak pula ikannya

Kejadian dan kepercayaan ini saya dapati di Soroako dan sekitarnya, dan saya juga yakin begitu juga di daerah lainnya. Selain itu hal ini juga biasa menjadi pegangan bagi beberapa pemancing. sebagai contoh, Danau Mahalona yang terletakbeberapa kilometer sebelah Timur Soroako, terkenal sebagai danau yang banyak dihuni oleh buaya. Danau ini terletak jauh dari dipedalaman dan jarang sekali dijamah manusia. Sekarang sudah ada beberapa keluarga yang bermukim dan menetap disekitaran danau itu.

Jika kita memancing di danau Mahalona, kita pasti akan mendapat banyak ikan, terutama ikan mujair dan ikan endemik danau danau seputaran Soroako yaitu ikan butini. Ikan mujair di danau ini biasanya yang terpancing, paling kecil jika setelapak tangan orang dewasa.

Di daerah Larona, yaitu sungai besar yang dibendung untuk dijadikan PLTA, terkenal juga dengan buayanya orang disekitar daerah ini, jika akan memancing mereka akan mencari dimana ada kerumunan lalat. Kenapa? Karena kerumunan lalat biasanya menandakan adanya seekor buaya yang sedang bersantai. merekapun melemparkan kailnya kearah kerumunan lalat itu. hasilnyapun ikan mas dan mujair yang besar besar.

Menurut saya ini adalah kenyataan, karena buaya itu makan ikan. Jadi dimana banyak ikan, disitulah buaya akan tinggal dan tidak perlu cape cape mencari buruan. Selain itu disekitaran buaya itupun pasti banyak ikan ikan kecilnya yang memakan sisa sisa makanan buaya. Buaya bergerak akan menaikkan dan mengaduk lumpur sehingga banyak plankton yang naik dan dimakan oleh ikan ikan kecil tersebut lalu ikan kecil itu akan dimakan oleh ikan besar yang kemudian ikan besar itu akan dimakan buaya. Terjadilah sebuah simbiosis antara ikan dan buaya.

Itulah menurut saya, anda punya komentar atau pendapat lain?? silakan tuangkan disini


0 Responses to “Mitos atau Kenyataan”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: