30
Apr
10

Teori Pemilihan Warna Untuk Artificial lure


Untuk sebagian kita yang tidak mempunyai latar belakang pendidikan seni lukis, mencampur warna akan menjadi sebuah kegiatan yang merepotkan dan kadang membuat frustasi. Kita tahu warna apa yang ingin kita ciptakan, namun kita sama sekali tidak punya ide bagaimana cara membuatnya. Untungnya, ada beberapa dasar dan teori yang bisa kita ikuti dan terapkan sehingga pekerjaan  ini akan menjadi sedikit lebih ringan.

APAKAH TEORI WARNA ITU?

Secara mudah, Teori warna adalah pengetahuan yang melatar belakangi cara mencampur dan menggunakan warna. Memahami teori warna akan membantu kita menciptakan bermacam warna baru, mengaplikasikan dan mengkombinasikan warna warna tersebut untuk kegiatan memancing.

Sebelum kita membahas lebih detail tentang teori warna, penting untuk dipahami bahwa ada perbedaan antara mengkombinasi warna dan mencampur warna. Ketika kita bicara tentang mengkombinasikan warna, artinya kita menggunakan beberapa warna untuk mewarnai sebuah umpan (lure). Sebaliknya jika kita bicara tentang mencampur warna, artinya kita mencampur beberapa warna untuk mendapatkan wana baru.

KOMBINASI WARNA

Dasar dari teori warna adalah roda/lingkaran warna, tentu kita masih ingat pelajaran sekolah tentang lingkaran warna ini. Lingkaran warna adalah alat yang bisa digunakan untuk melihat hasil dari pencampuran beberapa warna

Lingkaran Warna

Lingkaran warna terdiri dari “Warna dasar/primer” (p), “warna sekunder (s), dan “warna intermediate/tertier” (i). Warna dasar (merah, biru, dan kuning) adalah warna penyusun semua warna yang ada. Kita tidak bisa membuat warna dasar dengan mencampur warna lain, tapi kita bisa membuat warna lain dengan mencampur warna dasar.

Ketika kita mencampur dua warna dasar, kita akan mendapatkan sebuah warna sekunder (fig 2). Warna yang dihasilkan dari pencampuran warna dasar diperlihatkan dalam lingkaran warna sekunder. Sebagai contoh orange adalah hasil dari campuran warna merah dan kuning.

Sebagai tambahan, campuran antara warna dasar dan sekunder akan didapatkan warna tertier (fig 3). Misalnya untuk mendapatkan warna pink, kita campur warna orange dan merah.

WARNA NETRAL

Warna netral terdiri dari tiga warna yaitu, putih, hitam dan abu abu ( kadang coklat juga bisaa disebut sebagai warna netral). Warna netral didapat dari pencampuran 1:1:1 dari ketiga warna dasar dan menerangkan campuran warna tersebut sesuai kebutuhan dengan warna putih.

TERANG,GELAP, DAN PUDAR (Tint, Shade, and Tones)

Tint dalam bahasa mudahnya adalah membuat warna menjadi terang, yaitu dengan menambahkan warna putih. Semakin banyak warna putih ditambahkan akan semakin terang warna yang dihasilkan.

shade adalah membuat warna menjadi lebih gelap, yaitu dengan menambahkan warna hitam. Semakin banyak warna hitam ditambahkan akan semakin gelap warna yang dihasilkan.

Tones adalah membuat warna lebih pudar, yaitu dengan menambahkan warna abu abu . Semakin banyak warna abu abu ditambahkan, akan semakin pudar warna yang didapat.

SKEMA WARNA

Setelah kita mengerti bagaimana cara kerja sebuah lingkaran warna, kita dapat menggunakannya untuk mendapatkan warna warna yang terlihat bagus. Ada beberapa cara untuk mendapatkan skema warna yang kita inginkan.

Skema Warna Monokromatik

Dalam skema warna ini, warna pada lure hanya diberi terang atau gelap saja. Contoh dari monokromatik (lihat gambar). Lure hanya diberi warna hijau. Untuk mendapatak skema warna pada lure ini, kita hanya membutuhkan warna hijau, putih dan hitam. Menggunakan rasio berbeda warna putih atau hitam pada hijau akan memberi kita banyak variasi warna yang kita butuhkan pada lure.

Skema warna keseimbangan

Dalam skema ini, semua warna yang digunakan adalah warna yang saling berlawanan arah pada lingkaran warna (lihat gambar). Kita dapati skema warna ini akan lebih menarik daripada skema monokromatik.

Skema warna seirama

Skema warna ini didapat dari campuran 4 atau 5 warna yang saling berdekatan dalam lingkaran warna (lihat gambar). Skema warna ini akan memberikan kita lure yang lebih atraktif sehingga kesempatan untuk mendapat ikan akan semakin besar.

MENCAMPUR WARNA

Sekarang kita telah tahu bagaimana cara mewarnai, yang perlu kita ketahui adalah cara mencampur warna untuk menciptakan warna baru yang dinginkan untuk lure yang kita buat. Kita memerlukan setidaknya 3 warna (merah, biru dan kuning) sehingga kita bisa menciptakan warna lain dengan mengkombinasikan ketiga warna dasar tersebut dan menerangkan atau menggelapkannya dengan tambahan hitam atau putih.

Dalam mencampur warna kita selalu ingin menggelapkan atau menerangkan warna sampai kita mendapatkan warna yang sesuai dengan hasrat kita, misalnya ketika kita membuat orange, kita ingin member sedikit warna merah atau kuning sampai kita mendapatkan kepudaran sesuai yang kita inginkan. Gunakan lingkaran warna sebagai petunjuk dalam menciptakan warna ketika kita mengkombinasikan dua warna berbeda.

Untuk menerangkan warna, berikan sedikit warna putih sampai ddapatkan warna sesuai keinginan.

Untuk menggelapkan warna, beri sedikit warna hitam sampai didapatkan warna sesuai keinginan.

TIPS MENCAMPUR WARNA

  1. Ketika mencampur dua warna, hasil yang didapatkan akan selalu didapatkan warna yang lebih gelap disbanding dengan keterangan kedua warna yang dicampur tersebut.
  2. Beda type cat yang dicampur akan didapatkan warna campuran yang berbeda juga, gunakan cat lacquer, akrilik, vinyl untuk mendapatkan hasil yang sempurna.
  3. warna transparan dapat diberikan diatas permukaan warna lain untuk mendapatkan warna baru, cobalah untuk lapisi warna gelap dengan transparan, lalu beri warna yang lebih terang diatasnya.
  4. Warna dasar pada lure akan memberikan efek pada warna lain yang disapukan diatasnya, selalu gunakan warna putih sebagai warna dasar untuk mendapatkan warna akhir yang terbaik

Diterjemahkan dari Mixing Paints – Color Theory for Fishing – Tackle Making Encyclopedia



0 Responses to “Teori Pemilihan Warna Untuk Artificial lure”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: